OPTIMIZING REGIONAL ASSET MANAGEMENT THROUGH RISK-BASED ACCOUNTING STRATEGIES: BOMBANA REGENCY PUBLIC WORKS AND SPATIAL PLANNING DEPARTMENT

Authors

Muhamad Rahman Al Akbar , Mohammad Jihadi , Rizki Febriani

DOI:

10.5281/zenodo.18872377

Published:

2026-01-31

Downloads

Abstract

This study aims to analyze the optimization of regional asset management through a risk-based accounting strategy at the Public Works and Spatial Planning (PUPR) Office of Bombana Regency. The background of the study stems from common problems in regional asset management such as inconsistencies in recording, suboptimal utilization, and weak internal control systems, which are often audit findings. The risk-based accounting approach becomes relevant following the issuance of the Minister of PUPR Circular Letter No. 12/SE/M/2024 concerning guidelines for implementing risk management, which emphasizes the integration of corruption, legal, SPBE, and service risks into organizational governance. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation studies. The results show that asset management at the PUPR Office of Bombana is still administratively oriented and has not fully implemented risk management principles in asset planning, recording, utilization, and maintenance. However, awareness of the importance of risk-based management is starting to grow through internal policies and improvements to the information system. In conclusion, the implementation of a risk-based accounting strategy has the potential to increase accountability, efficiency, and the economic value of regional assets if supported by an integrated information system and adequate human resource capacity.

Keywords:

avsa

References

Ameyaw, EE, Chan, APC, & Owusu-Manu, D. (2020). Manajemen aset publik di negara berkembang: Tantangan dan jalur perbaikan. Jurnal Sistem Infrastruktur, 26 (2), 04020013.

Ameyaw, EE, Hu, Y., & Shan, M. (2020). Kematangan manajemen risiko di sektor publik: Tantangan dan jalurnya. Public Money & Management, 40 (3), 200–208.

Angrosino, M. (2018). Melakukan penelitian etnografi dan observasional. Sage Publications.

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Tata kelola kolaboratif dalam teori dan praktik. Jurnal Penelitian dan Teori Administrasi Publik, 18 (4), 543–571.

Arena, M., Arnaboldi, M., & Palermo, T. (2021a). Akuntabilitas berbasis risiko di sektor publik: Tantangan dan respons kelembagaan. Jurnal Akuntansi, Audit & Akuntabilitas , 34 (5), 1024–1048.

Arena, M., Arnaboldi, M., & Palermo, T. (2021b). Akuntansi berbasis risiko dan manajemen ketidakpastian di sektor publik. Akuntansi, Organisasi dan Masyarakat, 92, 101240.

Ariffin, N., & Halim, M. (2022). Integrasi manajemen risiko dalam tata kelola aset publik. Jurnal Internasional Manajemen Sektor Publik, 35 (4), 512–530.

Astuti, T., & Wardhani, H. (2021). Penerapan akuntansi berbasis risiko di pemerintah daerah di Indonesia: Hambatan dan peluang. Jurnal Akuntansi Publik, 9 (1), 56–73.

Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bombana. (2024). Profil aparatur pemerintah Kabupaten Bombana . Pemerintah Kabupaten Bombana.

Beasley, MS, Branson, BC, & Hancock, BV (2019). Manajemen risiko perusahaan dan transparansi akuntansi di sektor publik. The Accounting Review, 94 (5), 87–115.

Beasley, MS, Hancock, B., & Lemoine, J. (2021). Praktik manajemen risiko dalam organisasi pemerintah. Public Money & Management, 41 (2), 87–96.

Bowen, GA (2009). Analisis dokumen sebagai metode penelitian kualitatif. Jurnal Penelitian Kualitatif, 9 (2), 27–40.

BPKP. (2023b). Pedoman nasional penerapan manajemen di risiko lingkungan pemerintah daerah . Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Braun, V., & Clarke, V. (2020). Satu ukuran untuk semua? Apa yang dianggap sebagai praktik berkualitas dalam analisis tematik refleksif? Penelitian Kualitatif dalam Psikologi , 18 (3), 328–352.

COSO. (2017). Manajemen risiko perusahaan – Integrasi dengan strategi dan kinerja . Komite Organisasi Sponsor Komisi Treadway.

Creswell, JW (2020). Desain penelitian: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan metode campuran (edisi ke-5). Sage Publications

Creswell, JW, & Poth, CN (2018). Inkuiri kualitatif dan desain penelitian: Memilih di antara lima pendekatan (edisi ke-4). Sage Publications.

Damayanti, N. (2020). Evaluasi pengelolaan aset infrastruktur pada Dinas PUPR. Jurnal Infrastruktur Daerah, 8 (1), 34–49.

Damayanti, N., & Rachmawati, A. (2022). Integrasi akuntansi dan manajemen dalam risiko pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi dan Kebijakan Publik, 9 (3), 201–216.

Denzin, NK, & Lincoln, YS (2018). Buku Pegangan Penelitian Kualitatif SAGE (edisi ke-5). Sage Publications.

Fahlevi, H., Indriani, R., & Azwar, A. (2021). Implementasi manajemen berbasis risiko di pemerintahan daerah: Studi kasus dari Indonesia. Jurnal Administrasi Publik dan Penelitian Kebijakan, 13 (3), 45–57.

Fitriani, D., & Nugroho, A. (2021). Tata kelola kolaboratif dalam pengelolaan aset publik. Jurnal Administrasi Negara, 17 (3), 245–258.

Gill, P., Stewart, K., Treasure, E., & Chadwick, B. (2008). Metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif: Wawancara dan kelompok fokus. British Dental Journal, 204 (6), 291–295.

Guthrie, J., & Parker, LD (2019). Akuntansi dan akuntabilitas sektor publik: Perkembangan dan dinamika. Jurnal Akuntansi, Audit & Akuntabilitas, 32 (6), 1540–1565.

Handayani, S., & Fitriani, R. (2021). Kesiapan pemerintah daerah dalam menerapkan akuntansi berbasis risiko. Asian Journal of Accounting Research, 6 (3), 417–432.

Hood, C. (2020a). Tata kelola risiko aset publik: Tantangan koordinasi dan akuntabilitas. Tinjauan Administrasi Publik, 80 (6), 1043–1058.

Hood, C., & Dixon, R. (2021). Akuntabilitas dan risiko di sektor publik: Perubahan sifat pelaporan keuangan. Tinjauan Administrasi Publik, 81 (5), 823–835.

IFAC. (2021). Panduan manajemen risiko untuk entitas sektor publik. Federasi Akuntan Internasional.

Ismail, R., Rahim, NFA, & Ahmad, Z. (2022). Integrasi akuntansi berbasis risiko dalam manajemen aset sektor publik. Public Money & Management, 42 (5), 321–332.

Kemendagri. (2022). Laporan evaluasi kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan barang milik daerah tahun 2022. Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Jakarta.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2021). Permen PUPR No.13/PRT/M/2021 tentang pedoman pengelolaan aset infrastruktur . PUPR.

Lincoln, YS, & Guba, EG (2019). Penyelidikan Naturalistik . Sage Publications

Mahmudi. (2020). Manajemen kinerja sektor publik. UPP STIM YKPN.

Miles, MB, Huberman, AM, & Saldaña, J. (2019). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode (edisi ke-4). Sage Publications.

Moleong, LJ (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Moustakas, C. (1994). Metode penelitian fenomenologis. Sage Publications.

Neuman, WL (2020). Metode penelitian sosial: Pendekatan kualitatif dan kuantitatif (edisi ke-8). Pearson Education.

Nurjanah, S., Andayani, D., & Arifin, R. (2022). Kompetensi aparatur dalam pengelolaan aset pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi dan Kebijakan Publik, 9 (2), 88–101.

OECD. (2020a). Sekilas Pemerintah 2020: Manajemen Aset Publik dan Kesiapsiagaan Risiko. OECD Publishing.

OECD. (2020b). Mengintegrasikan manajemen risiko dalam tata kelola publik: Pedoman OECD. OECD Publishing.

OECD. (2020c). Manajemen risiko oleh pemerintah daerah: Meningkatkan ketahanan dan akuntabilitas. OECD Publishing.

Pramesti, D., & Nugroho, A. (2022). Mekanisme koordinasi dan faktor keberhasilan pengelolaan aset publik. Jurnal Tata Kelola Pemerintahan Daerah, 5 (2), 87–101.

Rachmawati, A. (2021). Akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan barang milik daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Pemerintah, 13 (2), 67–79.

Rahman, H., & Suparman, D. (2023). Penerapan risiko manajemen dalam pengelolaan aset pemerintah daerah: Studi di Indonesia Timur. Jurnal Akuntansi Publik Indonesia, 9 (2), 114–129.

Rahman, T., & Suparman, H. (2023). Tantangan integrasi data aset di pemerintahan daerah Indonesia. Jurnal Manajemen Sektor Publik, 4 (1), 11–29.

Rosdiana, H., Nugroho, A., & Wahyuni, E. (2023). Manajemen aset berbasis risiko di pemerintah daerah Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Negara, 5 (2), 101–120.

Setiawan, B. (2022). Optimasi aset pemerintah melalui pendekatan value for money. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 13 (1), 45–59.

Setyaningsih, D., & Harahap, A. (2022). Integrasi manajemen risiko dalam sistem akuntansi pemerintahan daerah. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 8 (2), 155–170.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabet.

Suharyanto, M. (2021). Pendekatan berbasis risiko dalam pengelolaan aset infrastruktur. Jurnal Pembangunan Daerah, 11 (2), 134–149.

Supriyono. (2021a). Penguatan sistem akuntansi berbasis risiko di pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Negara, 6 (2), 112–125.

Supriyono, RA (2021b). Akuntansi berbasis risiko dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi & Keuangan Negara, 6 (3), 215–229.

Syafri, H. (2020). Manajemen aset publik di era otonomi daerah. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 9 (2), 112–127.

Author Biographies

Muhamad Rahman Al Akbar, Universitas Muhammadiyah Malang

Author Origin : Indonesia

Mohammad Jihadi, Universitas Muhammadiyah Malang

Author Origin : Indonesia

Rizki Febriani, Universitas Muhammadiyah Malang

Author Origin : Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

How to Cite

Muhamad Rahman Al Akbar, Mohammad Jihadi, & Rizki Febriani. (2026). OPTIMIZING REGIONAL ASSET MANAGEMENT THROUGH RISK-BASED ACCOUNTING STRATEGIES: BOMBANA REGENCY PUBLIC WORKS AND SPATIAL PLANNING DEPARTMENT. Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI), 6(2), 2597–2603. https://doi.org/10.5281/zenodo.18872377