CRIMINAL LIABILITY OF STATE OFFICIALS IN HUMAN TRAFFICKING CASES TO CAMBODIA AND EFFORTS TO REPATRIATE VICTIMS

Authors

Muhammad Dewanto Adi Saputra , Kayus Kayowuan Lewoleba

DOI:

10.5281/zenodo.21308221

Published:

2026-07-11

Downloads

Abstract

Human trafficking to Cambodia constitutes a transnational crime involving cross-border criminal networks and, in several cases, state officials who abuse their authority. This situation creates significant challenges for law enforcement and the legal protection of victims, particularly during the repatriation process. This study aims to analyze the criminal liability of state officials involved in human trafficking to Cambodia and to examine the effectiveness of legal protection in the implementation of victim repatriation. This research employs a normative juridical method with a descriptive qualitative approach using statutory and case approaches. The findings indicate that the criminal liability of state officials is regulated under Law Number 21 of 2007 on the Eradication of the Crime of Human Trafficking and is further strengthened by Law Number 1 of 2023 concerning the Indonesian Criminal Code. However, its implementation remains ineffective because law enforcement has not fully addressed the involvement of intellectual actors and state officials participating in these crimes. Furthermore, the repatriation process continues to face challenges, including limited inter-agency coordination, inadequate diplomatic capacity, and the suboptimal fulfillment of victims' rights. Therefore, strengthening law enforcement and improving the victim repatriation mechanism are necessary to ensure more effective legal protection for victims.

Keywords:

Criminal Liability State Officials Human Trafficking Victim Repatriation.

References

Buku

Marzuki, M. (2017). Penelitian hukum: Edisi revisi. Prenada Media.

Soekanto, S. (2007). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat.

United Nations Office on Drugs. (2024). Global report on trafficking in persons 2024. Stylus Publishing, LLC.

Veda, J. A., Suhendro, T., Dewayani, A., Resi, A. P., & Sancaya, A. (2021). Panduan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Indonesia: International Organization For Migration (IOM) Indonesia.

Weriansyah, A., Assyifa, A., Rahmawati, M., Ad’har Nasir, M., Warneri, M. R., Ismaya, S., & Praptadina, S. B. (2023). Tinjauan Hukum Implementasi Undang-Undang No. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (UU PTPPO) di Indonesia. International Organization for Migration (IOM).

Undang - Undang

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Artikel Ilmiah

Aliyah, P., Saputri, A. F. Y., Saputri, A. F. Y., & Hutapea, S. A. (2025). Analisis hukum terhadap implementasi perlindungan korban tindak pidana perdagangan orang di Kamboja. Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik, 2(2). https://doi.org/10.62383/demokrasi.v2i2.866.

Callista, N., Sawitri, A., Roshanti, R. A., Rahmawati, P., Loso, L., & Noor, G. V. (2025). Urgensi Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Manusia di Kamboja Menurut Tinjauan Hukum Internasional. Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara, 2(3), 01-11. https://doi.org/10.62383/hukum.v2i3.258.

Chandra, M. B., & Jamaludin, A. (2025). Perlindungan Hukum bagi Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang yang Dipekerjakan di Situs Judi Online di Luar Negeri. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(12). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i12.2077.

Davy, D. (2023). Casinos, cyber fraud, and trafficking in persons for forced criminality in Southeast Asia: Policy report. https://www.unodc.org/roseap/u...Report.pdfac.

Frahma, E. A. (2025). Analisis Yuridis Peran Iom Dalam Mendukung Upaya Indonesia Dan Kamboja Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 9232-9241. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2628.

Gonibala, T. L., Ismail, D. E., & Mustika, W. (2025). Pemenuhan Hak Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang terhadap Pemulangan dan Reintegrasi Sosial. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(2), 1201-1209. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1181.

Gultom, S. S., & Sularto, R. B. (2016). Ide Dasar Keseimbangan Dalam Penetapan Status Tersangka Sebagai Objek Praperadilan Oleh Kekuasaan Kehakiman Di Indonesia. Law Reform, 12(1), 101-120. https://doi.org/10.14710/lr.v12i1.15844.

Kusuma, K. M., Assa, N. J., Mutasya, N., & Wulandari, J. (2025). Analisis Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) WNI Di Kamboja: Kronologi Dan Penanganan Hukum. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 14(3), 71-80. https://doi.org/10.6679/ygn5t049.

Laksono, D., & Utami, D. Y. (2025). Eksploitasi warga negara Indonesia di Kamboja sebagai administrator judi online dan perdagangan orang: Tinjauan yuridis terhadap celah keimigrasian Indonesia. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(4), 3561-3577. https://doi.org/10.61104/alz.v3i4.1822.

Layanto, F & Atman, W. (2025). Ancaman Keamanan Nasional: Peningkatan Tindak Pidana Perdagangan Organ Warga Negara Indonesia di Kamboja pada Tahun 2022-2024. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Vol. 2, No. 6. https://doi.org/10.62017/merdeka.v2i6.5277.

Lazarus, L., Hidayat, M. R., Aini, Q., & Zahra, R. S. (2026). Analisis Yuridis Keterbatasan Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Perdagangan Manusia Transnasional (Studi Kasus Human Traffic di Kamboja). Media Hukum Indonesia (MHI), 4(1), 448-457. https://www.ojs.daarulhuda.or.id/index.php/MHI/article/view/2779.

Nugroho, O. C. (2018). Tanggung Jawab Negara dalam Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 18(4), 543. https://doi.org/10.30641/dejure.2018.V18.543-560.

Permana, D., Adi, R., Wulandari, A. S., & Hikmatullah, D. (2025). Peran Tanggung Jawab Pemerintah Indonesia dalam Memberikan Perlindungan Hukum kepada WNI Ilegal di Kamboja yang Menjadi Korban Perdagangan Orang. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(03), 1765-1774. https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/935.

Sari, L. K., Fastika, A., Wilujeng, P. S., Agesti, V., & Defita, S. (2025). Perbandingan hukum tindak pidana perdagangan orang antara Indonesia dengan Kamboja. Jurnal Kritis Studi Hukum, 10(2). https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jksh/article/view/9501.

Sitinjak, A. P., Rifai, M., & Gustianti, N. A. (2025). Perdagangan Organ di Kamboja: Dinamika Tindak Pidana Perdagangan Orang dalam Kejahatan Transnasional. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(11. D), 1-8. https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13118.

Zuliah, A., & Amalia, F. (2025). Penerapan Adagium Lex Specialis Derogat Legi Generaliss Dalam Penanganan Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia. Law Jurnal, 5(2), 124-135. https://doi.org/10.46576/lj.v5i2.6079.

Skripsi/Tesis/Disertasi

Nasir, M. A. H., Amanda, P. K., & Akbari, A. R. (2021). Kesenjangan dan Tantangan Penegakan Hukum Tindak Pidana Perdagangan Orang: Studi Kasus Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Doctoral dissertation, STHI Jentera).

PONGBATTO, E. T. (2025). Kerja Sama Bilateral Indonesia-Kamboja dalam Menanggulangi Human Trafficking dari Indonesia= Indonesia–Cambodia Bilateral Cooperation in Combating Human Trafficking from Indonesia (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Pribadi, W. (2025). Rekonstruksi pengaturan penetapan tersangka dalam Hukum Acara Pidana Di Indonesia (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Website

CNBC Indonesia. (2025, March 18). Pemerintah RI pulangkan 554 WNI korban online scam di Myanmar. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20250318133957-4-619591/pemerintah-ri-pulangkan-554-wni-korban-online-scam-di-myanmar.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. (2025). Laporan Kinerja Direktorat Perlindungan WNI Tahun 2024. https://kemlu.go.id/files/repositori/65397/174071018667c1212ae1402_LKJ_Dit__PWNI_2024.pdf.

Metro TV. (2023, July 21). Oknum polisi dan pegawai imigrasi terlibat TPPO penjualan ginjal ke Kamboja. https://www.metrotvnews.com/play/NQAC2921-oknum-polisi-dan-pegawai-imigrasi-terlibat-tppo-penjualan-ginjal-ke-kamboja.

Mulya, F. P. (2023, June 21). Komnas HAM: Oknum aparat terlibat TPPO harus ditindak tegas. ANTARA News Jambi. https://jambi.antaranews.com/berita/549987/komnas-ham-oknum-aparat-terlibat-tppo-harus-ditindak-tegas.

Sari, A. M. (2024, December 7). Pemulangan PMI ke tanah air dalam beberapa pekan terakhir. ANTARA News. https://www.antaranews.com/berita/4518526/pemulangan-pmi-ke-tanah-air-dalam-beberapa-pekan-terakhir.

Silvana Febriari. (2023, July 21). Oknum polisi dan pegawai imigrasi terlibat TPPO penjualan ginjal ke Kamboja. Metro TV News. https://www.metrotvnews.com/play/NQAC2921-oknum-polisi-dan-pegawai-imigrasi-terlibat-tppo-penjualan-ginjal-ke-kamboja.

Tempo.co. (2025, March 18). Kemenlu jelaskan mekanisme pemulangan WNI korban TPPO di luar negeri. Tempo. Diakses. https://www.tempo.co/hukum/kemenlu-jekaskan-mekanisme-pemulangan-wni-korban-tppo-di-luar-negeri-9420.

Author Biographies

Muhammad Dewanto Adi Saputra, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Author Origin : Indonesia

Kayus Kayowuan Lewoleba, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Author Origin : Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

How to Cite

Muhammad Dewanto Adi Saputra, & Kayus Kayowuan Lewoleba. (2026). CRIMINAL LIABILITY OF STATE OFFICIALS IN HUMAN TRAFFICKING CASES TO CAMBODIA AND EFFORTS TO REPATRIATE VICTIMS. Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI), 6(5), 7050–7058. https://doi.org/10.5281/zenodo.21308221

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.