CRIMINAL LIABILITY OF CORPORATIONS FOR MANIPULATION OF AGRICULTURAL PRODUCTION DATA AS A FORM OF TAX CRIME
Published:
2026-09-06Downloads
Abstract
This study examines corporate criminal liability for manipulating agricultural production data as a form of tax crime, considering that this practice still leaves inconsistencies in the application of the law, as seen from the comparison of the cases of Asian Agri Group and PT Gemilang Sukses Garmindo, and has not been specifically regulated in the National Criminal Code which has only been in effect since January 2, 2026. This study aims to analyze the form of corporate criminal liability for manipulating agricultural production data and the application of criminal provisions in Indonesian tax regulations and criminal law to the perpetrator corporations. The method used is normative legal research with a statutory and conceptual approach, which examines the HPP Law, the National Criminal Code, and PERMA Number 13 of 2016. The results of the study indicate that three theories, namely vicarious liability, identification theory, and corporate culture, can be used complementary to ensnare corporations, with vicarious liability as the most operational theory and has been applied in the case of Asian Agri Group. These three positive legal instruments complement each other, but PERMA only regulates procedural law, so its implementation in the field remains unequal, as seen in the case of PT Wanatiara Persada, which has yet to name a corporation as a suspect despite meeting the normative requirements. This study recommends strengthening the consistency of the application of the corporate accountability doctrine and optimizing data-based monitoring systems such as SIMBARA.
Keywords:
Tax Crimes National Criminal Code Production Data Manipulation Corporate Criminal Liability Natural ResourcesReferences
Agung, P., Farina, T., & Sangalang, R. S. (2026). Pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana korupsi perpajakan: Analisis kasus PT Wanatiara Persada. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 9369–9376. https://joecy.org/index.php/joecy/article/view/8036
Alfakar, M. W., Masyhar, A., Wulandari, C., & Novena, D. (2023). Evolution of corporate criminal liability models and theories under Indonesian new criminal code. Indonesian Journal of Criminal Law Studies, 8(2), 289–314. https://doi.org/10.15294/ijcls.v8i2.48678
Armawan. (2025). Mengenal tindak pidana perpajakan. MARINews. https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/mengenal-tindak-pidana-perpajakan-0im
Bhawono, A. (2026). Korporasi perusak lingkungan di kasus dugaan suap pajak. Betahita.id. https://betahita.id/news/detail/11755/korporasi-perusak-lingkungan-di-kasus-dugaan-suap-pajak.html
Dani, S. W. (2023). Mengenal unsur-unsur tindak pidana di bidang perpajakan. Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia. https://www.pajak.go.id/en/node/70423
Fachri, F. K. (2024). Menilik korporasi sebagai subjek hukum dalam KUHP baru. Hukumonline.com. https://www.hukumonline.com/berita/a/menilik-korporasi-sebagai-subjek-hukum-dalam-kuhp-baru-lt65fe9864a6846/
Fadhila, K. W. (2024). Reformasi hukum pidana dan pertanggungjawaban korporasi dalam UU KUHP 2023. Action Research Literate, 8(3), 649–657. https://doi.org/10.46799/arl.v8i3.277
Hadrian, E., Putri, A. H., & Hakim, L. (2022). Pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana korupsi. Jurnal Hukum Pelita, 3(2), 130–140. https://doi.org/10.37366/jh.v3i2.1464
Harseno, R. M. (2025). Pembaruan pertanggungjawaban pidana korporasi dalam KUHP nasional: Peran strategis hakim dalam mewujudkan keadilan substantif. Arunika (Artikel Hukum Hakim Nusantara). https://siganisbadilum.mahkamahagung.go.id/arunika/baca-artikel/pembaruan-pertanggungjawaban-pidana-korporasi-dalam-kuhp-nasional-peran-strategis-hakim-dalam-mewujudkan-keadilan-substantif
Imawan, A. I. (2023). Wajib pajak badan dapat dikenakan hukum pidana? Direktorat Jenderal Pajak. https://www.pajak.go.id/index.php/en/node/103935
Irfan, R. M. (2021). Pertanggungjawaban pidana korporasi atas penyalahgunaan transfer pricing untuk penghindaran pajak. Interdisciplinary Journal on Law, Social Sciences and Humanities, 2(2), 199–215. https://doi.org/10.19184/idj.v2i2.28009
Jatmiko, A. (2023). Tindak pidana perpajakan Pasal 39 UU KUP, subjek, jenis, dan sanksinya. Katadata.co.id. https://katadata.co.id/ekonopedia/istilah-ekonomi/64c09df4baa97/tindak-pidana-perpajakan-pasal-39-uu-kup-subjek-jenis-dan-sanksinya
Jelita, I. N. (2024, Juli 22). Korupsi minerba bisa dicegah lewat Simbara. Mediaindonesia. https://mediaindonesia.com/ekonomi/686906/korupsi-minerba-bisa-dicegah-lewat-simbara
Kurniatul, A., & Santoso, B. T. (2025). Tata kelola pertambangan berbasis aplikasi SIMBARA sebagai pencegahan kerugian keuangan negara. INTELEKTUAL: Jurnal Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi, 12(1), 100–114. https://doi.org/10.55499/intelektual.v12i01.1337
Kurniawan, K. D., & Hapsari, D. R. I. (2022). Pertanggungjawaban pidana korporasi menurut vicarious liability theory. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 29(2), 324–346. https://doi.org/10.20885/iustum.vol29.iss2.art5
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2016). Peraturan Mahkamah Agung Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Perkara Tindak Pidana oleh Korporasi. https://peraturan.bpk.go.id/Details/209693/perma-no-13-tahun-2016
Margareta, S., & Tanudjaja, T. (2024). Kajian yuridis putusan Mahkamah Agung No. 2239 K/PID.SUS/2012 berkaitan dengan tindak pidana perpajakan. Jurnal Hukum Indonesia, 3(3), 107–113. https://doi.org/10.58344/jhi.v3i3.1004
Maris, A. W. (2024). Analisis yuridis tindak pidana perpajakan sebagai salah satu modus operandi tindak pidana korupsi di Indonesia. Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik, 1(3), 197–206. https://doi.org/10.62383/demokrasi.v1i3.265
Nashruddien Ms, I. A., Mandiana, S., & Setyabudhi, J. J. (2024). Corporate criminal law liability in corruption crimes based on Perma RI Number 13 of 2016. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, 5(7), 3402–3411. https://doi.org/10.59141/jist.v5i7.1229
Nugroho, Y., & Jaya, N. S. P. (2021). Inkonsistensi kebijakan formulasi pertanggungjawaban pidana korporasi dalam peraturan perundang-undangan. Jurnal Belo, 7(1), 68–79. https://doi.org/10.30598/belovol7issue1page68-79
Pardede, M. (2020). Aspek hukum pemberantasan tindak pidana korupsi oleh korporasi dalam bidang perpajakan. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 20(3), 335–362. https://doi.org/10.30641/dejure.2020.v20.335-362
Putra, I. M. W., Gunarto, M. P., & Hasan, D. (2022). Penentuan kesalahan korporasi pada tindak pidana perpajakan (Studi Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat No. 334/Pid.Sus/2020/PN Jkt.Brt). Media Iuris, 5(2), 231–258. https://doi.org/10.20473/mi.v5i2.33369
Redaksi DDTCNews. (2022). Mengenal tindak pidana perpajakan Pasal 39 UU KUP. DDTCNews. https://news.ddtc.co.id/literasi/kelas-pajak/43532/mengenal-tindak-pidana-perpajakan-pasal-39-uu-kup
Republik Indonesia. (2021). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 1.
Reza, A. A. (2015). Pertanggungjawaban korporasi dalam Rancangan KUHP. Institute for Criminal Justice Reform. https://mappifhui.org/wp-content/uploads/2016/12/Pertanggungjawaban-Korporasi-dalam-Rancangan-KUHP.pdf
Rodliyah, R., Suryani, A., & Husni, L. (2021). Konsep pertanggungjawaban pidana korporasi (corporate crime) dalam sistem hukum pidana Indonesia. Journal Kompilasi Hukum, 5(1), 191–206. https://doi.org/10.29303/jkh.v5i1.43
Shaid, N. J. (2026, Januari 12). Profil PT Wanatiara Persada, perusahaan nikel yang terseret kasus suap pajak. Kompas.com. https://money.kompas.com/read/2026/01/12/110528226/profil-pt-wanatiara-persada-perusahaan-nikel-yang-terseret-kasus-suap-pajak
Virginia, E. F., & Soponyono, E. (2021). Pembaharuan kebijakan hukum pidana dalam upaya penanggulangan tindak pidana perpajakan. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(3), 299–311.
Wildan, M. (2026, April 17). DJP ungkap 8 penyebab target penerimaan pajak 2025 tidak tercapai. DDTCNews. https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1818785/djp-ungkap-8-penyebab-target-penerimaan-pajak-2025-tidak-tercapai
License
Copyright (c) 2026 Khanesia Latyfa Shara Kaharuddin, Basrawi, La Ode Awal Sakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




