A LEGAL ANALYSIS OF SURROGATE MOTHERS FROM THE PERSPECTIVE OF INDONESIAN CRIMINAL LAW

Authors

Sintia Siregar , Kiki Kristanto , Karlinae D. Bangas , Agus Mulyawan

DOI:

10.5281/zenodo.18994003

Published:

2026-03-13

Downloads

Abstract

The practice of surrogacy is a solution for infertile couples, but it creates legal problems in Indonesia. This normative juridical research analyzes Indonesian criminal law regulations regarding the practice of surrogacy and the criminal liability of doctors involved. The results show that although Law Number 17 of 2023 concerning Health and Ministerial Regulation No. 2 of 2025 prohibit the practice of womb borrowing, these provisions only regulate administrative sanctions without clear criminal threats, thus creating a vacuum in criminal law norms. To anticipate this legal vacuum, the Law on the Eradication of the Crime of Human Trafficking and the Law on Child Protection can be implemented through legal interpretation. The criminal liability of doctors is based on the principle of personal liability through articles in the Criminal Code, as well as professional sanctions based on the Indonesian Code of Medical Ethics. This research concludes that Indonesia needs special regulations that integrate proportional criminal sanctions to provide legal certainty and protect all parties involved.

Keywords:

Surrogate Mother Indonesian Criminal Law Legal Vacuum

References

Legislation

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 1958 Tentang Menyatakan Berlakunya Undang-Undang No. 1 Tahun 1946 Republik Indonesia Tentang Peraturan Hukum Pidana Untuk Seluruh Wilayah Republik Indonesia Dan Mengubah Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Lembar Negara Tahun 1958 Nomor 127, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1660).

Undang-Undang Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, (Lembar Negara Tahun 1999 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3886).

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang, (Lembar Negara Tahun 2007 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4720).

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, (Lembar Negara Tahun 2014 Nomor 297, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5606).

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, (Lembar Negara Tahun 2023 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Nomor 6842).

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, (Lembar Negara Tahun 2023 Nomor 105, Tambahan Lembaran Negara Nomor 6887).

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Reproduksi.

Journal

Adane, T. B., Berhanu, K. Z., & Sewagegn, A. A. (2024). Infertile Women of Ethiopia: Psychological Challenges and Coping Strategies. Medicine.

Alfaresi, M. B., Abdullah, M. Z., & Sarbaini, S. (2024). Pertanggungjawaban Pidana Tenaga Medis Yang Melakukan Pengguguran Kandungan.

Alit, I. G., & Nurindahwati, Z. (2024). Law Enforcement of Criminal Acts of Fraud Through Electronic Media by The Electronic Information Technology Law (UU ITE) in the Jurisdiction of The Karangasem Resort Police.

Budiono, A., Ngestiningrum, A. H., Iriani, D. U., Al Mamun, A., Rizka, R. L. D., & Kurnianingsih, M. (2023). Legal Protection Policy for Obstetricians-Gynecologists in Cases of Maternal, Perinatal, and Neonatal Mortality. Jurnal Hukum Novelty, 14(1), 1.

Checherskiy, V. (2021). Human Trafficking and Surrogate Motherhood: challenges. 1, 35-43.

Chukreev, V. (2022). On The Criminal Law Measures Of Regulation Of Surrogacy In Foreign Countries. Vestnik Rossijskogo Universiteta Družby Narodov, 26(2), 419–432.

Daud, N. (2023). Konsep Fertilisasi In-Vitro (IVF) Menurut Kedokteran Modern. Jurnal Internasional Riset Akademik dalam Bisnis & Ilmu Sosial , 13 (6).

Febrianti, VBA, & Budiarsih, B. (2022). Rekomendasi Kebijakan Sewa Rahim Dari Perspektif Ham Di Indonesia. Jurnal Birokrasi: Jurnal Hukum dan Tata Kelola Sosial Politik Indonesia , 2 (2), 870–882.

Gultom, M. (2022). Pertanggung Jawaban Pidana Dokter Dalam Menjalankan Profesinya Menurut KUHP. Visi Sosial Humaniora, 3(2), 198–214.

Harland, SR (2023). Hak Waris Anak Hasil Surogasi Menurut Peraturan Perundang–Undangan di Indonesia. Jurnal Bukti Hukum , 2 (3), 17–23.

Heriyanto, D. S. N., & Gasimzadeh, U. (2024). A Prophetic Law Approach to Reconciling Indonesia’s Uneasy Relationship with Cross-border Surrogacy. Prophetic Law Review, 6(1), 1–23.

Herwig, C. (2022). The Criminal Law Regulation of Surrogacy Accessory Crime. African and Asian Studies, 21(1–2), 58–89.

Hibino, Y. (2023). The advantages and disadvantages of altruistic and commercial surrogacy in India. Philosophy, Ethics, and Humanities in Medicine, 18(1).

Hudaya, SG, & Adjie, H. (2024). Perjanjian Sewa Ibu Pengganti Yang Dibuat Di Hadapan Notaris. IBLAM Law Review .

Malindi, LW (2020). Perlndungan Hukum Terhadap Ibu Pengganti (Surrogate Mother) yang Mengikatkan Diri dalam Perjanjian Sewa Rahim (Surogasi) Di Indonesia. Jurnal HPE, 8(1), 36-51

Mangatur, J., Simanungkalit, P., & Sadat, A. (2023). Upaya Pencegahan dan Penanggulangan tindak Pidana Perdagangan Orang. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia.

Medical, Legal, And Social Aspects Of The Surrogate Mother Phenomenon. (2022). 3(1), 42.

Pasaribu, Y. H. (2023). Criminal Responsibility for Human Traffickers. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences.

Piersanti, V., Marchesini, D., Pelagatti, E., Caruso, A., Sciuttini, F., & La Greca, M. (2025). The Criminalization of Surrogacy in Italy: Legal Framework, Ethical Tensions, and European Perspectives. 176(4), 515–519.

Prastiono, RAK, & Handoko, WW (2022). Legalitas Kedudukan Kontrak Sewa Isi Dalam Perspektif Hukum Perdata di Indonesia. Notaris , 15 (2), 909–921.

Prastiyo, WE, & Swardhana, GM. n.d. Peluang Legalisasi Surogasi Antara Hak Untuk Memiliki Anak Dan Celah Perdagangan Manusia.

Puspitasari, DE (2022). Status Hukum Ibu Pengganti di Indonesia. Tinjauan Hukum Perdata, Batulis Civil Law Review , 3 (1), 19.

Qintarawati, A. (2023). Perlindungan terhadap Ibu Pengganti (Surrogate Mother) dalam Prespektif Hukum Hak Asasi Manusia di Indonesia.

Rajagukguk, SL, Hartono, MS, & Windari, RA (2025). Analisis Yuridis Terhadap Sanksi Pidana Praktik Ibu Surrogate (Studi Komparatif Indonesia Dan Prancis). Jurnal Hukum Dan Bangsa , 4 (1), 86-97.

Ridlo, HR, & Hardiyani, RT (2022). Aspek Medis, Hukum, Dan Sosial Dari Fenomena Ibu Pengganti .3 (1), 42.

Sanjaya, AW (2023). Aspek Hukum Sewa Rahim (Surrogate Mother) Dalam Perspektif Hukum Perdata Dan Hukum Pidana. Jurnal Rechtens, 5(2), 36-47

Santoso, A., Sutarno, S., & Pramono, B. (2025). Penyelenggaraan Pelayanan Reproduksi Dengan Pendampingan. Jurnal Indonesia Sosial Sains , 6 (4), 1136–1149.

Siregar, D., Gulo, Y., Laia, Y., Halawa, A., Laia, N., Buulolo, Y. H., Zebua, H., Laia, K., Zega, S., & Laia, A. (2023). Dasar Pertimbangan Hakim Menjatuhkan Pemidanaan kepada Pelaku yang Melakukan Penampungan untuk Eksploitasi Orang di Wilayah Negara Republik Indonesia. 1(2), 268–275.

Siregar, D., Hia, PD, Hulu, T., Lund, M., & Laia, MAP (2024). Evaluasi Hukum Sewa Rahim dan Pengaruhnya Terhadap Status Anak Lahir. Independen: Jurnal Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan , 12 (1), 45–61.

Susila, M. E., & Morgan, K. R. (2022). Comparative Legal Analysis Of Surrogacy Between Indonesia And India. Jurnal Bina Mulia Hukum, 7(1), 114–126.

Zaharnika, RFA (2021). Analisis Hukum Terhadap Pelaksanaan Perjanjian Sewa Rahim (Surrogate Mother) Ditinjau Menurut Perspektif Hukum Positif. Jurnal Hukum Mimbar Justitia.

Zubaidah, DA (2024). Ibu Pengganti dalam Perspektif Multidimensi Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia. Posita , 2 (2), 53–62.

Internet

Pasha, K.M, (2025, Juli 31). Bolehkah Perjanjian Surrogate Mother dilakukan di Indonesia? Hukum Online. Com. https://www.hukumonline.com/klinik/a/bolehkah-perjanjian-surrogate-mother-dilakukan-di-indonesia-lt4c562a3b4bba4/

Pasha, K.M, (2025, September, 22) Pertanggungjawaban Dokter yang Menangani Surrogate Mother. Hukum Online. Com. https://www.hukumonline.com/klinik/a/pertanggungjawaban-dokter-yang-menangani-surrogate-mother-lt5934e8fb3cdf0/?utm_source=chatgpt.com

Author Biographies

Sintia Siregar, Universitas Palangka Raya

Author Origin : Indonesia

Kiki Kristanto, Universitas Palangka Raya

Author Origin : Indonesia

Karlinae D. Bangas, Universitas Palangka Raya

Author Origin : Indonesia

Agus Mulyawan, Universitas Palangka Raya

Author Origin : Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

How to Cite

Sintia Siregar, Kiki Kristanto, Karlinae D. Bangas, & Agus Mulyawan. (2026). A LEGAL ANALYSIS OF SURROGATE MOTHERS FROM THE PERSPECTIVE OF INDONESIAN CRIMINAL LAW. Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI), 6(3), 4086–4094. https://doi.org/10.5281/zenodo.18994003

Similar Articles

<< < 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.