WEIGHTING ANALYSIS CRIMINALIZATION IN CRIME FILICIDE CRIME BASED ON PERSPECTIVE CRIMINOLOGY (THEORY POSITIVIS CRIMINAL)
DOI:
10.5281/zenodo.21298108Published:
2026-07-10Downloads
Abstract
Filicide is a criminal act of murder committed by a parent against their own child, becoming one of the most complex forms of crime criminologically because the perpetrator is the party who is legally most responsible for the victim's safety. This study examines the provisions for aggravating filicide punishments in Indonesian positive law and analyzes the perpetrator's criminogenic factors through the perspective of the criminal positivist theory developed by Lombroso, Ferri, and Garofalo. The method used is a juridical-normative with a literature study of several court decisions. The results of the study indicate that the judge's considerations in aggravating punishments have not fully integrated the perpetrator's biological, sociological, and psychological factors systematically, so that standardized criminological guidelines are needed to produce more proportional and just decisions.
Keywords:
Filicide Increased Sentences Positivist Criminal Theory Criminology Indonesian Criminal LawReferences
Peraturan Perundang-Undangan
Putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 863/Pid.B/2015/PN Dps. Putusan Pengadilan Negeri Serang Nomor 771/Pid.B/2024/PN Srg.
Putusan Pengadilan Negeri Subang Nomor 64/Pid.B/2024/PN Sng. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Buku
Kurniawati, S.B. (2025), Pengantar Kriminologi: Bab 3 Mazhab-Mazhab dalam Kriminologi. PT SADA KURNIA PUSTAKA
Zaidan, M. A., & Sh, M. (2021). Kebijakan Kriminal. Sinar Grafika (Bumi Aksara).
Jurnal
Dolok Saribu, M. C. P., & Yusuf, H. (2025). Analisis Kriminologis terhadap Tindak Pidana Pembunuhan dalam Relasi Rumah Tangga: Studi Kasus Penikaman Istri oleh Suami di Medan. Media Hukum Indonesia (MHI), 3(3), 746–755.
Hisyam, C. J., Saskia, A. P., Nabila, N., Azizah, S. N., Lathifah, M., Hanina, K. N., Nuraini, A. S., Adha, E. A., & Azura, S. (2025). Ketika Ketimpangan Melahirkan Kejahatan: Studi Pembegalan di Lingkungan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 4(1), 718–730. https://doi.org/10.61722/jipm.v4i1.1964.
Kadir, Z. K. (2025). Perkembangan Pemikiran Neo-Lombrosian: Sebuah Tinjauan Teoretis terhadap Determinisme Biologis dalam Kriminologi. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 2(1), 1–18.
Kholiq, Abdul, Barda Nawawi Arief, dan Eko Soponyono. "Pidana Penjara Terbatas: Sebuah Gagasan dan Reorientasi terhadap Kebijakan Formulasi Jenis Sanksi Hukum Pidana di Indonesia." LAW REFORM 11, no. 1 (2015): 100–112. https://doi.org/10.14710/lr.v11i1.15759.
Kobandaha, M. (2017). Perlindungan Hukum terhadap Anak Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Sistem Hukum di Indonesia. Jurnal Hukum Unsrat, 23(8), 82–91.
Kurniawan, I., Anwar, U., Priyatmono, B., & Muhammad, A. (2025). Analisis Faktor Impulsif dalam Kasus Kejahatan Kekerasan pada Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Kutoarjo. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(4), 4254–4262. https://doi.org/10.61104/alz.v3i4.2019.
Maula, A. S. (2026). Persinggungan Hukum Pidana dan Perlindungan serta Keharmonisan Keluarga dalam Kriminalisasi Perilaku menurut KUHP Baru. Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry, 1(3), 352–363. https://doi.org/10.65310/k8ap0633.
Mocodompis, K. A. (2025). Analisis Pengaruh Teori Kriminologi terhadap Reformasi Sistem Pemasyarakatan dalam Penanganan Kejahatan di Indonesia. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 2(3), 97–114.
Nainggolan, S. D. P., & Rahman, K. (2022). Kriminologi Bukan Bagian dalam Ilmu Hukum Pidana. ACADEMOS: Jurnal Hukum & Tatanan Sosial, 1(1), 38–49.
Purba, Y. O. (2025). Criminogenic Factors in Indonesian Filicide Cases: A Strain Theory Perspective / Analisis Faktor-Faktor Kriminogenik Kasus Filisida di Indonesia dalam Perspektif Strain Theory.
Runtunuwu, H. P., Taroreh, H., & Korah, R. S. M. (2026). Pertanggungjawaban Pidana dalam Tindak Pidana Pembunuhan Intrafamilial (Studi Kasus Putusan Nomor 171/Pid.B/2024/PN Arm). Lex Crimen, 14(4), 1–22.
Turnip, J. M., Sagala, J. P. D., Sembiring, H. B., & Siburian, S. M. P. (2024). Analisis Yuridis Tindak Pidana Pembunuhan Berencana yang Dilakukan oleh Anak di Bawah Umur. Ilmu Hukum Prima (IHP), 7(1), 118–124.
Website
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2026). Laporan Tahunan. Diakses 16 Mei 2026, dari https://www.kpai.go.id/kanal/informasi-publik/laporan-tahunan
License
Copyright (c) 2026 Jevon Verrell Yosuaria Sitompul

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




