The Problem of Marital Legitimacy has not been Recorded Based on Permendagri Number 108 of 2019 Concerning Civil Registration
Published:
2026-09-14Abstract
The introduction of Minister of Home Affairs Regulation No. 108 of 2019 has raised concerns regarding marriage registration in Indonesia. It presents a challenge for couples whose marriages lack official documentation, as they have the option to register their union at the Population and Civil Registration Office through the endorsement of a Letter of Absolute Responsibility (SPTJM). Subsequently, they receive a Family Card affirming their marital status despite the absence of a marriage certificate, which is also reflected in their Identity Card (KTP). However, this practice of informal marriage registration deviates from the maqasid of sharia, which seeks to uphold the welfare of the community by failing to satisfy the fundamental human necessities of religion, life, intellect, lineage, and property. Such non-compliance with the sharia objectives contradicts the utilitarian principle, which dictates that moral actions should promote overall happiness. Consequently, unofficial marriages can have adverse effects on spouses and offspring, running counter to the utilitarian notion of maximizing happiness. This research endeavors to scrutinize the challenges surrounding the legitimacy of unregistered marriages in Indonesia, focusing on the stipulations delineated in Minister of Home Affairs Regulation No. 108 of 2019 regarding the prerequisites and processes for population and civil registration. Employing a normative approach to library research, this study reveals that marriages deemed valid by religious standards yet lacking official documentation often give rise to myriad legal complications affecting both couples and their progeny. The lack of alignment between Permendagri 108 of 2019 and Law Number 1 of 1974 engenders inefficiencies in marriage registration procedures, potentially fostering concerns about the escalating prevalence of informal marriages or successive unions, thereby undermining the efficacy of marriage registration mechanisms in the foreseeable future.
Keywords:
unregistered marriage legal legitimacy Permendagri number 108 of 2019 civil registration population administrationReferences
-, Rita Khairani, and Royan Bawono. “Suatu Analisis Hukum Tentang Isbat Nikah Menurut KUH Perdata Dan KHI Indonesia.” Lentera: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies 4, no. 2 (2022): 67–82. https://doi.org/10.32505/lentera.v4i2.3960.
Abdullah, Aristoni dan Junaidi. 4 Dekade Hukum Perkawinan Di Indonesia: Menelisik Problematika Hukum Dalam Perkawinan Di Era Moderasi. Vol. 7, no. 1 (2016).
Ahmad Rifai. “Sejarah Undang-Undang Perkawinan Atas Pendapat Hingga Pertentangan Dari Masyarakat Dan Dewan Perwakilan Rakyat Tahun 1973-1974.” Journal of Indonesian History 4, no. 1 (2015): 6.
Akbarizan, Andrizal dan. “Hak Konstitusional Penduduk Dalam Pernikahan Yang Tidak Tercatat Menurut Hukum Di Indonesia.” Jurnal Sains Sosial Humaniora Vol. 6, no. 2 (2022): 27.
Ali, Mohammad Daud. Hukum Islam, Pengantar Ilmu Hukum Dan Tata Hukum Islam Di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2005.
Aljarofi, Amanda Zubaidah. Kategori Perkawinan Belum Tercatat Dalam Belangko Kartu Keluarga Perspektif Yuridis. Vol. 09, no. 02 (2019): 299.
Amiri, Kartika Septiani. “Perkembangan Dan Problematika Hukum Perkawinan Di Indonesia.” Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law 1, no. 1 (2021): 50. https://doi.org/10.30984/jifl.v1i1.1639.
ARFA, Faishal dan Faisar Ananda. “Hukum Perkawinan Di Tinjau Dari Hukum Islam Dan Hukum Positif Di Indonesia.” Jurnal Riview Pendidikan Dan Pengajaran Vol. 7, no. 3 (2024).
Asnawi, Habib Shulton. Sejarah, Urgensi Dan Tipologi Pencatatan Perkawinan Dalam Undang-Undang Keluarga Islam Di Negara Muslim. Vol. 4, no. 2 (2024).
Asyhadie, Zaeni. Hukum Keluarga Menurut Hukum Positif Di Indonesia. Depok: Rajawali pers, 2020.
Bangi, Burhan. Penelitian Kualitatif : Komunikasi, Ekonomi Kebijakan Publik Dan Ilmu Sosial Lainya. Jakarta: Kencana, 2008.
Budiarti. “Analisis Yuridis Perkawinan Beda Agama Dengan Pendekatan Maqashid Al- Syariah Dalam Kontenks Negara Hukum Pancasila.” Justicia Islamica Vol. 15, no. 1 (2018).
Dian Amelia, Ulfanora, and M. Iflah Febrizal. “Akibat Hukum Kartu Keluarga Bagi Pasangan Kawin Tidak Tercatat Menggunakan Surat Pernyataan Tanggungjawab Mutlak Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 108 Tahun 2019 Tentang Persyaratan Dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk Dan Pencatatan Sipi.” Unes Law Review 6, no. 2 (2023): 4615–27.
Dinda. “Efektifitas Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Siber Di Indonesia.” AL- DALIL: Jurnal Ilmu Sosial , Politik Dan Hukum Vol. 2, no. 2 (2024).
Farah, Qatar unruly dan Reach shay. Metode Penelitian Hukum Normatif. Makassar: CV Sosial Politic Genius (SIGn), 2020.
fatimah ratu azzahra, Dkk. “Penerapan Asas Legalitas Dalam Putusan Perkawinan Beda Agama Dan Undang-Undang Perkawinan Di Indonesia.” Jurnal Qistie Vol. 17, no. 2 (2024).
Fikri, Budi Mulianto dan Rijalul. Struktur Legitimasi Dalam Masyarakat Indonesia (Studi Pengukuhan Kembali Kerajaan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar Provinsi Riau). Vol. IV, no. 1 (2018).
Fulthoni. Aemahami Kebijakan Mdministrasi Kependudukan. Jakarta: ILRC, 2009.
Gusmansyah. “Trias Politica Dalam Perspektif Fikih Siyasah.” Al-Imarah: Jurnal Pemerintahan Dan Politik Islam Vol. 2, no. 2 (2017).
Halim. “Pencatatan Perkawinan Menurut Hukum Islam.” Al Mabhats: Jurnal Penelitian Sosial Agama Vol. 5, no. 1 (2020).
Hamzawi, Adib M., and Miftakhur Hana Rochmah. “Sinkronisasi Permendagri Dan Undang-Undang Perkawinan Terhadap Penerbitan Kartu Keluarga Bagi Pasangan Nikah Siri.” Jurnal Ilmu Hukum 1, no. 2 (2023): 147–61.
Hidayat, muhammad syarif. Rekontruksi Hukum Hak Anak Luar Kawin Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi. Semarang: CV Rafi Sarana Perkasa, 2021.
Husain, Daimun dan. “Dialetika Hukum Islam Dan Perubahan Sosial, Ekonomi Dan Politik.” Sibaliparriq Jurnal Hukum Keluarga Dan Literasi Syariah Vol. 1, no. 1 (2024).
Imanuel, Dkk. “Implementasi Kebijakan Peningkatan Kualitas Sumber Daya (BKPSDM) Kabupaten Murung Raya.” Ednomics Journal, Vol. 4, no. 1 (2023).
Junaidi Abdillah, Dkk. Implementasi Pendaftaran Penduduk Sebagai Upaya Tertib Administrasi Ditinjau Dari Hukum Administrasi Negara Di Kota Palembang. Vol. 20, no. 2 (2022).
Juniyati, Erni, and Miftakur Rohman. “Pernikahan Dibawah Tangan Dalam Tinjauan Maqāṣid Al-Sharī‘Ah Dan Utilitarianisme.” MASADIR: Jurnal Hukum Islam 03, no. 02 (2023): 761.
Kusmayanti, Hazar, Sherly Ayuna Puteri, and Linda Rachmainy. “Praktik Pengajuan Itsbat Nikah Di Pengadilan Agama.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. No. 10 (2018).
Mamudja, soerjono soekanto dan sri. Penelitian Hukum Normatif (Suatu Tinjauan Singkat). Jakarta: Rajawali Pers, 2001.
Maskikit, Coleta, Siti Fatimah Salam, Vinsensius Boli, Ilmu Administrasi Publik, Sekolah Tinggi, Ilmu Administrasi Karya, and Dharma Merauke. “Penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Pada Kantor Distrik Merauke.” Jurnal Administrasi Karya Dharma 2, no. 1 (2023): 2023.
Muhimah, uum ummul. Peran Pemerintah Dalam Bdang Administrasi Kependudukan Dalam Kerangka Perlindungan Hukum Warga Negara Ditinjau Dari Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan. Vol. 2, no. 2 (2022).
Muzainah, Gusti, and Miftah Faridh. Fenomena Itsbat Nikah Pada Masyarakat Metropolitan (Studi Di Kota Banjarmasin). 2021.
Naratama, Tantri, Ayu Trisna Dewi, Fakultas Hukum, Universitas Dharmawangsa, Sumatera Utara, Perceraian Campuran, and Hukum Perdata. “Perceraian Pada Perkawinan Campuran Di Indonesia Dalam Perspektif Hukum Perdata Internasional.” Warta Dharmawangsa 17 (2023): 1283–94.
Nasruddin, Enas. “Ikhwal Isbat Nilah.” Artikel Dalam Mimbar Hukum, no. 33 (1977): 87.
Ningrum, Rinandu Kusumajaya. “Itsbat Nikah Sebagai Upaya Pencatatan Perkawinan Terhadap Perkawinan Yang Belum Dicatatkan.” Jurnal Hukum Pidana Dan Pembangunan Hukum 1, no. 1 (2023): 13–19.
Nugrahani, setyanigsih dan Aline Gratika. Buku Ajar Hukum Perkawinan. Depok: PT Rajawali Buana Pusaka, 2021.
Paraga, Sukardi. “Nikah Siri (Perspektif Hukum Islam Kontemporer).” Jurnal Pedais Vol. 1, no. No. 2 (2019): 144.
Purnamasari, Akhisna Dinda Insyira dan Hanny. “Evektifitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Desa Jomin Timur.” Jurnal Pemerintahan Dan Kebijakan (JPK) Vol. 5, no. 3 (2024).
Purwati, Sarjiyati dan Yuni. “Dampak Perkawinan Yang Tidak Dicatat.” Yustisia Merdeka Vol. 5, no. 2 (2019).
Rahayu, Supriyadi dan. “Analisis Implementasi Permendagri No. 108 Tahun 2019 Tentang Pendaftaran Penduduk.” Jurnal Administrasi Publik Vol. 12, no. 1 (2020).
Rezah, Nurul Qamar dan Farah. Ilmu Dan Teknik Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Makassar: CV. Social Politic Genius, 2020.
Ridwan. Hukum Administrasi Negara. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2013.
Riyaldi, Rino, and Muhammad Al Mansur. “Efektivitas Pelaksanaan Kegiatan Kampung Binaan Keluarga Sakinah Di Kabupaten Siak.” Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat 9, no. 1 (2024): 217–34. https://doi.org/10.47200/jnajpm.v9i1.2129.
Rizal. “Efektifitas Rancangan Undang-Undang Hukum Materil Peradilan Agama (RUU HMPA) Dalam Penanggulangan Nikah Sirri.” Tafa’qquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman Vol. 6, no. 2 (2018).
Rohmah. “Perbandingan Sistem Pemerintahan Indonesia, Iran, Dan Prancis.” Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Vol. 13, no. 1 (2019).
Saphietry, Sastraseni, and Asep Ajidin. “Analisis Kebijakan Surat Peryataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) Perkawinan Belum Tercatat Dalam Kartu Keluarga Di Dinas Dukcapil Kota Bukittinggi.” Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) 2, no. 2 (2023): 211–20. https://doi.org/10.47233/jemb.v2i2.1103.
Setiawan, Yusup. “Analisa Pencatatan Nikah ( Kawin Belum Tercatat ) Pada KK Dalam Persfektif Disdukcapil Purwakarta A . Pendahuluan Pernikahan Adalah Ikatan Lahir Batin Antara Seorang Pria Dengan Wanita Secara Sosial , Kemudian Terbangun Hubungan Atau Ikatan Perjanjian Huk.” Muttaqien 3, no. 2 (2022): 195–218.
Sirait, rian m. “Pencatatan Perkawinan dalam Peraturan Perundangundangan Perkawinan Di IndonesiA.” Jurnal JURISTIC Vol. 1, no. No. 1 (2021).
Sri Nanang Meiske Kamba, and Nur Mohamad Kasim. “Dampak Kebijakan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2016 Terhadap Pencatatan Perkawinan.” Jurnal Hukum PRIORIS 11, no. 1 (2023): 15–34. https://doi.org/10.25105/prio.v11i1.18354.
Sunarno, Siswanto. Hukum Pemerintahan Daerah Di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2006.
Surya, Ida, and Abdul Wahab. “Harmonisasi Peraturan Perundang Undangan Dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Baik.” Jurnal Kompilasi Hukum 8, no. 2 (2023): 108–17.
Syamdan, Addin Daniar, and Djumadi Purwoatmodjo. “Aspek Hukum Perkawinan Siri Dan Akibat Hukumnya.” Notarius 12, no. 1 (2019): 452–66.
Tjandra, Riawan. Hukum Administarsi Negara. Jakarta: Sinar Grafika, 2018.
umar anwar, Dkk. Pengantar Ilmu Hukum. Aceh: Yayasan penerbit muhammad zaini, 2022.
Usman, St. Syahruni. “Solusi Penyelesaian Perceraian Yang Tidak Dicatat.” Tahkim XI, no. 1 (2015): 68–81.
Wahyuni, Germana Cicit. “Pelaksanaan Permendagri Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan Secara Daring Dikota Denpasar.” Jurnal Kertha Desa Vol. 10, no. 8 (2023).
Yasin. “Pencatatan Nikah, Talak, Dan Rujuk Menurut Undang-Undang No. 1/1974 Dan PP No. 9/1975.” Jurnal Ilmiah Al- Syir’ah, vIL. 13, no. 2 (2015).
Yunus, Ahyuni. Hukum Perkawinan Dan Isbat Nikah Antara Perlindungan Dan Kepastian Hukum. Makasar: Humanites genius, 2020.
Zainuddin Ali. Hukum Perdata Islam Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2014.
PERUNDANG-UNDANGAN
Kompilasi Hukum Islam
Kitab Undang-undang Hukum Acara Perdata
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Peningkatan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran
Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan
Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri Dan Menteri Agama Nomor 125 Tahun 2003
Perpres No. 11 Tahun 2015 Tentang Kementerian Dalam Negeri
PERMENDAGRI Nomor 108 Tahun 2019 Tentang Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 96 tahun 2018 Tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil
UU No. 12 Tahun 2011 tentang jenis dan hierarki Peraturan Perundang-undangan
PP No 9 tahun 1975 tentang Pelaksanaan UUP
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan
KAMUS ONLINE
https://dukcapil.ngawikab.go.id/standar-pelayanan-publik/ diakses Paada Tanggal 14 Oktober 2025, 20.31 WIB
https://kbbi.web.id/kritis, Di Akses Pada Tanggal 13 Oktober 2025, 14.19 WIB.
https://kependudukancapil.jakarta.go.id/pencatatan-sipil/ Di Akses Pada Tanggal 14 Oktober 2025, 20.26 WIB
https://kumparan.com/berita-terkini/ulasan-arti-dan-sinonim-legitimasi-menurut-kbbi-20aRNZyTUs7/full Di Akses Pada Tanggal 14 Oktober 2025, 19.08 WIB
https://siak.padangpariamankab.go.id/androids/ Di Akses Pada Tanggal 15 Oktober 2025, Pukul 15:51 WIB.
https://www.hukumonline.com/klinik/a/3-asas-hukum--ilex-superior-i--ilex-specialis-i--dan-ilex-posterior-i-beserta-contohnya-cl6806 Di Akses Pada Tanggal 18 Oktober 2025, 21.25 WIB.
https://www.kbbi.web.id/legitimasi, Di Akses Pada Tanggal 13 Oktober 2025, 14.02 WIB.
https://www.saplaw.top/tag/teori-hans-kelsen/ Di Akses Pada Tanggal 18 Oktober 2025, 22.35 WIB
Kamus Besar Bahasa Indonesia, https://kbbi.kemdikbud.go.id/ Diakses PADA tanggal 12 Oktober 2025
Permendagri 108 tahun 2019, diakses tanggal 8 januari 2025 pada https://peraturan.bpk.go.id/Details/138582/permendagri-no-108-tahun-2019
Ahyar, Muzayyin and Ni’matul Huda. “Islamic Constitutionalism: Social Movement and the Framework of the Indonesian Constitution.” Constitutional Review 7, no. 2 (2021): 326–49. https://doi.org/10.31078/consrev726.
Hadinatha, Miftah Faried. “Peran Mahkamah Konstitusi Mencegah Gejala Autocratic Legalism Di Indonesia.” Jurnal Konstitusi 19, no. 4 (2022): 741–65.
Wiratraman, Herlambang P.. “Penelitian Sosio-Legal Dan Konsekuensi Metodologisnya.” Surabaya, 2016.
Iswanto, Bambang, and Miftah Faried Hadinatha. “Sharia Constitutionalism: Negotiating State Interests and Islamic Aspirations in Legislating Sharia Economic Law.” Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah 23, no. 1 (2023): 235–58. https://doi.org/10.15408/ajis.v23i1.32899.
Mochtar, Zainal Arifin. Politik Hukum Pembentukan Undang-Undang. Edited by Ahmad Jalaluddin. 2nd ed. Yogyakarta: EA Books, 2022.
Omara, Andy, Joko Setiono, Muhammad Ibrahim, and Faiz Rahman. “Perkembangan Teori dan Praktik Mengenai Parlemen Di Indonesia.” Mimbar Hukum Universitas Gadjah Mada 33, no. 1 (2021): 161–87.
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Al Mansur, Mohd Sabree Nasri , Muhammad Syahrum, Nurul Safika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



