IMPLEMENTATION OF LAW NO. 17 OF 2023 IN THE IMPLEMENTATION OF SOCIAL SERVICE AT THE AVALOKITESVARA VIHARA, STABAT

Authors

Lenny , Muhammad Arif Sahlepi , Irsyam Risdawati

Published:

2026-05-16

Downloads

Abstract

Health services are a fundamental right of every citizen as guaranteed by Law Number 17 of 2023 on Health. However, disparities in access to health services still persist, particularly in remote areas and among low-income populations. Religious institutions such as Vihara Avalokitesvara Stabat play an important role in expanding access to healthcare through social health service activities. This study aims to analyze the implementation of Law Number 17 of 2023 in the conduct of social health services at Vihara Avalokitesvara Stabat, particularly in terms of Standard Operating Procedures (SOP) and informed consent. The research employs a normative juridical approach using secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials, which are analyzed through qualitative descriptive methods. The results indicate that the implementation of social health services has a strong legal basis in Article 14 and Article 35 paragraph (1) of Law Number 17 of 2023. The implementation of SOPs and informed consent at Vihara Avalokitesvara Stabat shows substantial compliance with healthcare service standards, with the SOP structure covering eight comprehensive components and the informed consent form containing the essential elements of medical ethics. The social service activity conducted on October 26, 2025 served 50 participants from various regions. The challenges encountered include limited understanding of regulations, resource constraints, and coordination issues. The recommendations include the development of technical guidelines, regular training programs, strengthened coordination, and the development of an online reporting system to improve the quality of community-based healthcare services.

Keywords:

health social services health law informed consent religious institutions Standard Operating Procedures

References

1. Astuti EK. Transaksi Terapeutik Dalam Upaya Pelayanan Medis Di Rumah Sakit. Citra Aditya Bakti; 2009.

2. Afifah N. Analisis Akses Layanan Kesehatan terhadap Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Analisis Akses Layanan Kesehatan terhadap Kesejahteraan Masyarakat Indonesia. J Pendidik. 2024;1(3).

3. Siregar RA. Bahan Ajar Hukum Kesehatan Jilid I. UKI PRESS; 2020.

4. Amalia DI, Maâ I, Rokhmah D. Analisis sistem penanggulangan gawat darurat terpadu melalui implementasi Jember Safety Center di Kabupaten Jember. Multidiscip J. 2020;3(2):61–70.

5. Nasution BJ. Hukum Kesehatan: Pertanggungjawaban Dokter. Rineka Cipta; 2005.

6. Christiawan R. Implementasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Bidang Pelayanan Kesehatan. Binamulia Huk. 2019;8(1):61–77.

7. Haridison A. Pembangunan Politik: Demokrasi, Governance dan Supremasi Hukum. J Adm Publik, FISIP Univ Palangka Raya, ISSN. 2013;2337–4985.

8. Lendriyono F. Strategi Penguatan Organisasi Pelayanan Sosial Berbasis Keagamaan. Sospol. 2017;3(2):66–80.

9. Lee V V. Berbagi sukacita melalui baksos kesehatan di Vihara Avalokitesvara. Tzu Chi Indonesia; 2023.

10. Takdir. Pengantar hukum kesehatan. Makassar: Pustaka Refleksi; 2018.

11. Risdawati I. Informed Consent dalam Praktik Medis dengan Pendekatan Nilai Keadilan. Bekasi: PT Dewangga Energi Internasional; 2024.

12. Girikallo AS, Tahirs JP. PKM Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan. J Pengabdi Masy Bestari. 2022;1(7):683–8.

13. Basri H, Risdawati I, Sidi R. Kedudukan Hukum Antara Dokter, Perawat dan Rumah Sakit Dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan Kepada Pasien di Indonesia. SENTRI J Ris Ilm. 2025;4(9):2152–62.

14. Elungan ANF, Tjenreng MBZ. Government Policy in Health Services: Kebijakan Pemerintah Dalam Pelayanan Kesehatan. Sci J Reflect Econ Accounting, Manag Bus. 2025;8(1):170–7.

15. Muslimah RH, Arrisman A. Perlindungan Hukum Bagi Bidan Dalam Pemberian Pelayanan Umum Di Klinik Praktik Mandiri Bidan. J Syntax Fusion. 2022;

16. Sahlepi AM. Memahami Dasar-Dasar Ilmu Hukum Pidana Secara Sistematis dan Praktis. Medan: Gramedia; 2019.

17. Notoatmodjo S. Etika dan Hukum Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

18. Ardinata M. Tanggung Jawab Negara Terhadap Jaminan Kesehatan Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia (HAM). J HAM. 2020;

19. Koeswadji HH. Hukum kedokteran: studi tentang hubungan hukum dalam mana dokter sebagai salah satu pihak. Bandung: Citra Aditya Bakti; 1998.

20. Maftuhin A. Disability and Islamic Law in Indonesia: Beyond the Rukhṣah. Stud Islam. 2023;30(3):495–524.

21. Sampurna B, Syamsu Z, Siswaja TD. Bioetik dan hukum kedokteran: pengantar untuk mahasiswa kedokteran dan hukum. Jakarta: Pustaka Dwipar; 2005.

22. Jacobalis S. Perkembangan Ilmu Kedokteran, Etika Medis, dan Bioetika. Jakarta Sagung Seto. 2005;

23. Soekanto S, Mamudji S. Penelitian hukum normatif: suatu tinjauan singkat. Jakarta: RajaGrafindo Persada; 2009.

24. Wangi WR, Wangi KYW, Siarif TJ. Hukum kedokteran: buku ajar bioetika dan hukum kedokteran. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2020.

25. Syafrudin. Organisasi dan manajemen pelayanan kesehatan dalam kebidanan. Jakarta: Trans Info Media; 2014.

Author Biographies

Lenny, Universitas Pembangunan Panca Budi

Author Origin : Indonesia

Muhammad Arif Sahlepi, Universitas Pembangunan Panca Budi

Author Origin : Indonesia

Irsyam Risdawati, Universitas Pembangunan Panca Budi

Author Origin : Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

How to Cite

Lenny, Muhammad Arif Sahlepi, & Irsyam Risdawati. (2026). IMPLEMENTATION OF LAW NO. 17 OF 2023 IN THE IMPLEMENTATION OF SOCIAL SERVICE AT THE AVALOKITESVARA VIHARA, STABAT. Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI), 6(4), 5516–5524. Retrieved from https://radjapublika.com/index.php/MORFAI/article/view/5712

Similar Articles

<< < 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)